Sabtu, 26 November 2016

Cemoe, Penghangat Tubuh Ala Kota Kediri


  Hasil gambar untuk cemoe kediri yang khas

Cemoe merupakan kudapan dengan bahan dasar santan yang diberi beberapa isian. Diantaranya roti tawar yang dipotong-potong, mutiara, dan kacang goreng.

Bisa ditambahkan ketan, supaya lebih nendang dan kenyang. Untuk harganya juga terjangkau, cukup ditebus dengan segepok uang tiga ribu saja untuk satu mangkoknya.
 
Cemoe sendiri hampir sama dengan wedang ronde, sama sama lebih nikmat jika sedang dalam suasana yang dingin. 
 
Penggemar cemoe tidak banyak dari kalangan remaja, tetapi kalangan orang tua, karena cemoe sendiri minuman yang sudah sejak lama.
Penasaran? Langsung meluncur saja ke Kota Kediri, menikmati hangat danlezatnya wedang cemoe.

Gethuk Lindri Yang Cantik



Gethuk Lindri merupakan makanan berupa kue jajan pasar yang terbuat dari bahan utama singkong dan gula pasir yang ditumbuk halus serta diberi pewarna dan biasanya dihidangkan bersama parutan kelapa. Getuk lindri merupakan modifikasi dari kue getuk atau gethuk yang hanya terbuat dari singkong dengan gula merah yang ditumbuk halus lalu diiris-iris.

Gethuk lindri merupakan kue tradisional jawa dan banyak terdapat di pasar-pasar tradisional maupun toko kue di perkotaan. Getuk lindri terkenal sejak zaman dahulu dan banyak disukai karena murah meriah serta rasanya enak.


Hasil gambar untuk getuk lindri adalah
Getuk lindri biasanya dibuat dengan warna-warni, misalnya merah, hijau, kuning, coklat dan sebagainya agar terlihat menarik. Biasanya jka masyarakat jawa sedang punya hajatan, tidak jarang getuk lindri ikut tampil di hidangan bersama -kue-kue lainnya.

Beberapa seniman banyak yang menciptakan lagu bertema getuk atau getuk lindri. Sebuah makanan tradisional jawa yang sangat melegenda. Getuk lindri ini juga banyak ditemukan di manca negara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, dan bahkan di negara-negara timur tengah.

Stik Tahu, Produk Andalan Kota Kediri


Hasil gambar untuk stik tahu kediri

Stik Tahu adalah salah satu produk andalan masyarakat Kediri. Makanan ringan (snack) khas Kediri ini merupakan varian produk olahan tahu. Terbuat dari kedelai pilihan, dipadu dengan bumbu rempah alami, diolah dengan cara tradisional sehingga menghasilkan makanan ringan yang lezat dan sehat. Stik tahu telah lama menjadi salah satu oleh-oleh khas Kediri yang banyak digemari semua kalangan mulai anak-anak hingga dewasa, bahkan para remaja seringkali menjadikan stik tahu sebagai menu snack untuk diet. Stik tahu menjadi salah satu produk unggulan yang memperkaya menu wisata kuliner di Kota Kediri.
Stik tahu secara umum berbentuk balok atau persegi panjang, menyerupai stik kentang yang sering kita jumpai di restoran-restoran cepat saji. Stik tahu mempunyai rasa menyerupai citarasa tahu akan tetapi dengan tekstur yang lebih garing dan renyah. Jika dibandingkan dengan keripik, stik tahu ini lebih lembut, tapi tetap ‘crispy’ bila dikunyah. Gurih dan lezatnya snack ini tentu akan memanjakan lidah Anda.

Stik tahu bisa juga dijadikan menu pilihan untuk diet, sebagai snack sehat, dan juga bagi Anda yang hobi ngemil tapi tetap sehat, karena jajanan khas kediri ini terbuat dari kedelai pilihan. Bahkan Prof Dr Made Astawan yang pakar Gizi dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, menyatakan bahwa “kualitas protein yang dimiliki kedelai menyamai daging sapi”. Jadi Anda tidak harus bayar mahal untuk mendapatkan manfa’at dari daging sapi, cukup mengkonsumsi kedelai dan produk olahannya.

Kedelai

Di samping stik tahu bisa dijadikan sebagai cemilan yang sehat, zat-zat yang terkandung di dalam kedelai sebagai bahan dasar stik tahu juga dipercaya dapat mencegah penyakit jantung, kangker, dan penyakit lainnya.

Menghangatkan Badan Dengan Ronde Jalan Cokroaminoto Pasar Pahing

Jika melintas di Jalan Cokroaminoto Kota Kediri di area Pasar Pahing pada malam hari, anda akan menemui banyak pedagang kaki lima dengan berbagai dagangannya. Diantaranya warung warung yang menjual Ronde atau wedang ronde.
Hasil gambar untuk ronde jalan cokroaminotoTetapi ternyata penjualnya mayoritas bukan warga Kota Kediri. Mereka justru banyak yang berasal dari Jawa Tengah. Salah satunya alasan mereka datang dan berjualan ke Kediri karena masyarakat Kota Kediri pola hidupnya konsumtif dan suka jajan.
Warung ronde penerangannya cukup menggunakan lampu minyak  tanah atau teplok yang diletakkan di sudut gerobak. Alasannya sederhana, untuk menciptakan suasana tradisional sesuai jenis dagangan yang dijual. Justru para pembeli tidak suka jika terlalu benderang.  Ronde yang dijual sama seperti wedang ronde pada umumnya, berisi beberapa butir ronde yang terbuat dari tepung ketan, kacang goreng, agar-agar dan wedang jahe. Hemm nikmaat dimakan selagi hangat.  Selain Ronde untuk memanjakan pelanggan juga disuguhkan makanan khas jawa tengah yakni tahu dan tempe bacem.
 Untuk menikmati Ronde, anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena satu mangkuk harganya hanya 3 ribu. Sedangkan selera terserah anda mau yang pedas atau sedang-sedang saja. Kalau untuk tahu dan tempe bacem, hanya seribu rupiah.

Tetapi ada juga lo, penjual ronde di jalan Cokroaminoto yang asli warga Kediri. Meski pedagang ronde asal Kediri dan Jawa Tengah sama-sama menggunakan lampu teplok, rupanya juga ada perbedaanya. Ini bisa dilihat dari warna gerobang atau rombongnya. Kalau pedagang asli Kediri warna rombongnya kuning muda, sedangkan yang dari Jawa Tengah dicat seragam berwarna coklat. Kemudian perbedaan lainnya, jajanan dari jawa tengah berupa tahu dan tempe bacem, kalau penjual ronde asli Kediri menyediakan Tahuwa. Apa itu Tahuwa ? Tahuwa terbuat dari sari kedelai yang diolah menyerupai bubur atau jenang sunsum dan dimakan bersama wedang jahe seperti ronde. Tetapi jika anda menyantap hidangan Ronde dan sejumlah jajannya ini, pastikan kala itu suasananya dingin, karena bisa menghangatkan badan anda.

Meski ronde adalah salah satu makanan atau minuman tradisional, namun banyak juga kalangan anak muda yang menyukainya, selain menghangatkan badan Ronde juga bisa mengusir masuk angin. Dan selain menghangatkan badan juga untuk mencari suasana tradisional yang menyenangkan.

Jika penasaran dan belum pernah menikmati Ronde, tidak ada salahnya anda datang ke Jalan Cokroaminoto di area Pasar Pahing Kota Kediri. Anda akan menemukan banyak penjual ronde dan tinggal pilih mana yang anda suka. Dijamin rasanya mantap dan anda pasti ingin kembali lagi mengajak keluarga.

Gethuk Pisang Khas Kediri



Gethuk pisang adalah salah satu makanan khas Kota Kediri selain tahu kuning, Kota juga terkenal dengan salah satu camilan khasnya Getuk Pisang. Konon gethuk pisang adalah camilan tradisional warisan turun temurun dari zaman kerajaan. Bahkan Dewi Sekartaji putri dari Kerajaan Jenggala (pecahan dari Kerajaan Kediri) sangat menyukai gethuk pisang ini.
Hasil gambar untuk gethuk pisang kediri

Tidak seperti gethuk pada umumnya yang biasa terbuat dari singkong, ubi atau sukun, gethuk pisang ini terbuat dari pisang. Pisang yang digunakan pun dipilih jenis pisang raja nangka. Pisang raja nangka dipilih karena memiliki citarasa yang khas, berbeda dengan pisang pada umumnya. Rasa manis-asam yang khas, dan teksturnya yang agak keras membuat jenis pisang ini tidak lembek ketika dikukus.

Pembuatan kue getuk dimulai dari singkong di kupas kemudian kukus atau perebusan, setelah matang kemudian ditumbuk atau dihaluskan dengan cara digiling lalu diberi pemanis gula dan pewarna makanan. Untuk penghidangan biasanya ditaburi dengan parutan buah kelapa.

Jumat, 25 November 2016

Yukk Mampir ke Soto Bok Ijo Khas Kota Kediri


20160208_204925

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki Soto dengan ciri khas masing-masing. Bogor dengan Soto Mie, Jakarta dengan campuran santan/susunya, Kudus dengan Soto kerbaunya, Pekalongan dengan Tauto, Makassar dengan Cotonya.
20160208_204600Di Kediri, soto yang terkenal adalah soto ayam bok ijo, dinamakan bok ijo karena lokasi berjualannya di sekitar Bok Ijo yang dalam bahasa Kediri berarti Jembatan Hijau. Kini lokasinya sudah berubah menjadi pertigaan yang padat lalu lintas karena berada di samping Terminal Tamanan Kediri
20160208_204627Salah satu destinasi kuliner yang wajib dikunjungi di Kediri adalah Sentra Soto Ayam Bok Ijo di Terminal Tamanan Kota Kediri. Di lokasi ini ada 10 kios dari Soto Ayam Bok Ijo dengan ciri khas masing-masing.Di antara 10 kios yang ada di samping Terminal Tamanan, Kediri. Kami sekeluarga biasa makan di Warung Cak Mik. Sama halnya dengan penyajian soto di jawa timur pada umumnya, nasi langsung dimasukkan ke dalam mangkok beserta sotonya (tidak dipisah seperti kalau makan soto betawi atau soto bogor). Soto Ayam dengan isi suwiran daging ayam, kol, tauge/cambah, kecap dan irisan rawit sesuai selera, plus potongan ayam bakar sesuai selera juga.

Mencicipi Sate Bekicot Khas Kota Kediri


Kuliner dari bahan dasar bekicot (siput) apabila diolah denga racikan bumbu yang pas maka akan menghasilkan kuliner yang nikmat. Bekicot juga bisa di olah dengan berbagai resep sesuai dengan selera. Misalnya saja dengan cara di sate, rica-rica (bumbu pedas), kripik maupun bentuk olahan lainnya. Untuk rasa tidak perlu diragukan lagi selama diolah oleh yang sudah berpengalaman dan dipadu dengan bumbu rempah yang pas.

Hasil gambar untuk sate bekicot khas kediri
Salah satu tempat yang menyediakan berbagai kuliner dari bahan dasar bekicot berada di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Sepanjang jalan utama kecamatan tersebut anda tidak akan kesulitan menemukan tempat yang menjual kuliner dari bahan bekicot.

Tepatnya berada di timur dari pusat Kota Kediri atau jarahnya sekitar 20 Km. Salah satu tempat yang ramai di kunjungi berada di sebelah utara kantor Polsek Plosoklaten, Kediri.
Selain menu yang terbuat dari bahan dasar bekicot juga disajikan berbagai menu. Sama halnya dengan tempat lainya yang menyajikan berbagai menu makanan. Mulai dari sayur bening, sayur asem hingga sayur lodeh dan berbagai jenis lainya.